UNIT ANALISA DAN PENGUKURAN

  1. Organisasi dan Personalia
Penanggung Jawab : Ketua Jurusan Kimia
Ketua : Moh. Farid Rahman, S.Si., M.Si.
Kesekretariatan : Addriani Mardika Dewi, S.Si.

Ernawati Sukardi

Sugiono

Penyelia : Dr. Diah Mardiana, MS

Barlah Rumhayati, S.Si., M.Si., Ph.D

Dra. Anna Roosdiana, M.App.Sc

Drs. Suratmo, M.Sc

Siti Mariyah Ulfa, S.Si., M.Sc., Dr.Sc

Pranata Laboratorium Pendidikan : Darwin

Aprial Jastirbah

Maryono

Widji Sulistijo

Soerjani Widyastuti, S.Kom

Bambang Ariyanto, S.Si.

Hadi Kurniawan, A.Md

  1. Deskripsi

Unit Analisis dan Pengukuran Jurusan Kimia Universitas Brawijaya didirikan sejak tahun 1980 dengan nama Laboratorium Analisis Jurusan Kimia. Pendirian unit ini didasarkan pada makin meningkatnya kebutuhan masyarakat yang memerlukan jasa layanan yang terkait dengan analisis bahan dan pengukuran. Awalnya unit ini hanya didukung oleh beberapa dosen dan analis dengan cakupan analisis yang terbatas pada parameter air. Seiring dengan makin berkembangnya kelembagaan Jurusan Kimia yang secara langsung berdampak pula pada berkembangnya Unit Analisis maka unit mulai melebarkan pangsa pasar hingga regional Jawa Timur. Tahun 1982 laboratorium Analisis merupakan salah satu laboratorium yang ditunjuk oleh Gubernur Jawa Timur untuk memfokuskan diri melayani analisis yang berkaitan dengan parameter air  limbah.

Pada tahun 2003, Laboratorium Analisis berubah nama menjadi Laboratorium Lingkungan yang selanjutnya berkembang menjadi Unit Analisis dan Pengukuran. Perubahan ini disesuaikan dengan makin meningkatnya permintaan pasar terhadap analisis kualitas air dan air limbah; meskipun demikian analisis parameter lainnya masih tetap dilayani. Keterlibatan laboratorium analisis lingkungan di  Bapedal Propinsi Jawa Timur dimulai pada tahun itu juga yang ditandai dengan keikut sertaan pada kegiatan yang diselenggarakan Bapedal yang meliputi uji ILC (Inter Laboratory Correlation) dan uji Round Robin. Kedua uji untuk menilai kinerja laboratorium tersebut menghasilkan nilai yang memuaskan bagi laboratorium analisis lingkungan Jurusan Kimia Universitas Brawijaya. Laboratorium analisis lingkungan bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya dalam rangka menyelenggarakan kursus Analisis mengenai dampak lingkungan B serta pelatihan yang terkait dengan analisis air limbah. Selain itu juga melayani dan berpengalaman memberikan kursus/pelatihan bagi peningkatan ketrampilan analisis bagi pengajar diploma, analis laboratorium, dan staf quality control perusahaan. Cakupan analisis yang dilayani meliputi : pupuk, batuan, produk makanan, minuman, pakan, logam, air dan air limbah yang terdiri atas kurang lebih 60 (enam puluh) parameter. Untuk pengembangan yang lebih professional, maka laboratorium mempersiapkan diri untuk akreditasi ISO 17025 pada masa mendatang.

  1. Fasilitas

Unit Analisis dan Pengukuran sebagai bagian dari Jurusan Kimia FMIPA Universitas Brawijaya memiliki peralatan yang cukup lengkap dan canggih terbukti sampai saat ini telah memiliki kamampuan untuk mengalisis sampel yang sangat banyak kurang lebih 100 parameter meliputi sampel  : pupuk, batuan, produk makanan, minuman, pakan, logam, air dan air limbah dan didukung oleh instrumentasi seperti : spektrometer serapan atom, spektrofotometer ultra lembayung tampak, spektrofotometer infra merah, total organic content analyzer, kromatografi gas dan peralatan pendukung lainnya.

  1. Parameter dan Tarif

TARIF LAYANAN UNIT ANALISA DAN PENGUKURAN PADA JURUSAN KIMIA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

No. Parameter Metode Biaya Analisis per sampel (Rp)
Sampel Padat Sampel Cair
1 Abu Gravimetri 75.000 60.000
2 Ag (Perak) AAS 100.000 75.000
3 Al (Aluminium) Spektrofotometri 150.000 125.000
4 Albumin Spektrofotometri 170.000 170.000
5 Alkohol (Metanol, Etanol, Propanol, Isopropanol, Butanol) Kromatografi 250.000 150.000
6 Amilase Spektrofotometri 200.000 200.000
7 Angka Asam Titrasi Asam Basa 120.000 120.000
8 Angka Iodium Iodometri 150.000 150.000
9 Angka Peroksida Iodometri 210.000 210.000
10. Asam Lemak Bebas Volumetri 100.000 100.000
11 Asam Lemak Tertentu (Asam Oleat, Asam Linoleat, Asam Linolenat) Kromatografi 550.000 550.000
12 Au (Emas) AAS 150.000 120.000
13 Bahan Organik Total Gravimetri 100.000 100.000
14 Berat Jenis Gravimetri 70.000 70.000
15 Bilangan Penyabunan Titrasi Asam Basa 75.000 75.000
16 BOD (Biochemical Oxygen Demand) Titrasi Redoks 150.000 150.000
17 B (Boron) Spektrofotometri 130.000 120.000
18 C Anorganik Titrasi Asam Basa 200.000 180.000
19 C Organik Titrasi Redoks 160.000 160.000
20 C Total (Bahan Baja/Besi) Titrasi Redoks 100.000 100.000
21 C Total (Pupuk) Titrasi Redoks 350.000 350.000
22 C/N Rasio 460.000 460.000
23 Ca (Kalsium) AAS 100.000 75.000
24 Cd (Kadmium) AAS 100.000 75.000
25 Cl (Klorida) Argentometri 100.000 75.000
26 Co (Kobal) Spektrofotometri 110.000 80.000
27 COD (Chemical Oxygen Demand) Titrasi Redoks 150.000 150.000
28 Cr (Kromium) Spektrofotometri 120.000 100.000
29 Cu (Tembaga) AAS 100.000 75.000
30 Daya Cerna In Vitro Titrasi Asam Basa 175.000 175.000
31 Detergen Spektrofotometri 100.000 75.000
32 DO (Dissolved Oxygen) Titrasi Redoks 100.000 100.000
33 Enzim Diastase Spektrofotometri 260.000 260.000
34 Enzim Selulase Spektrofotometri 175.000 175.000
35 Flavonoid Total Spektrofotometri 450.000 350.000
36 Fe (Besi) AAS 100.000 75.000
37 Fenol Spektrofotometri 110.000 110.000
38 Fenolik Total Spektrofotometri 450.000 350.000
39 Formalin Spektrofotometri 250.000 200.000
40 Glukosa Spektrofotometri 150.000 150.000
41 Gula Reduksi Spektrofotometri 150.000 150.000
42 Gula Total Spektrofotometri 150.000 150.000
43 HCN (Asam Sianida) Argentometri 110.000 85.000
44 Hg (Raksa) AAS 100.000 85.000
45 K (Kalium) AAS 100.000 75.000
46 K2O AAS 100.000 85.000
47 Kadar Air Gravimetri 75.000 75.000
48 Kafein Gravimetri 150.000 125.000
49 Karbohidrat Spektrofotometri 150.000 150.000
50 Keasaman Titrasi Asam Basa 75.000 50.000
51 Kebasaan Titrasi Asam Basa 75.000 50.000
52 Kesadahan Kompleksometri 125.000 115.000
53 Konduktivitas Konduktometri 125.000 100.000
54 Lemak Ekstraksi Gravimetri 100.000 100.000
55 Lipase Titrasi Asam Basa 200.000 200.000
56 Mg (Magnesium) AAS 125.000 100.000
57 Minyak Cengkeh (Eugenol) Kromatografi 250.000
58 Minyak Gandapura (Metilsalisilat) Kromatografi 250.000
59 Minyak Nilam (Patchouli Alcohol) Kromatografi 250.000
60 Minyak Sereh (Sitronellal) Kromatografi 250.000
61 Minyak Terpentin/Pinus (alfa-Pinena) Kromatografi 250.000
62 Mn (Mangan) Spektrofotometri 125.000 100.000
63 Mo (Molibdenum) Spektrofotometri 150.000 100.000
64 N Total Spektrofotometri 150.000 100.000
65 Na (Natrium) Spektrofotometri 100.000 75.000
66 Ni (Nikel) Spektrofotometri 150.000 100.000
67 Nikotin Titrasi Asam Basa 450.000 450.000
68 N – NH3 Spektrofotometri 125.000 100.000
69 NO2 Spektrofotometri 110.000 100.000
70 NO3 Spektrofotometri 110.000 100.000
71 P Total Spektrofotometri 150.000 100.000
72 P2O5 Spektrofotometri 100.000 100.000
73 Pb (Timbal) AAS 100.000 75.000
74 pH pHmetri 75.000 50.000
75 PO43- Spektrofotometri 150.000 100.000
76 Protease Spektrofotometri 200.000 200.000
77 Protein Titrasi Asam Basa 150.000 130.000
78 S (Belerang) Spektrofotometri 125.000 100.000
79 Sakarin Volumetri 100.000 100.000
80 Sakarosa Spektrofotometri 150.000 150.000
81 Salinitas Argentometri 100.000 100.000
82 Selulosa Gravimetri 500.000 400.000
83 Serat Kasar Gravimetri 125.000 100.000
84 Si (Silikon) Gravimetri 125.000 100.000
85 Skrining Fitokimia Kualitatif

a.            Alkaloid

b.            Flavonoid

c.            Fenolik

d.            Steroid

e.            Terpenoid

f.             Saponin

g.            Tannin

h.            Glikosida

Skrining Fitokimia  

60.000

60.000

60.000

60.000

60.000

30.000

60.000

60.000

 

50.000

50.000

50.000

50.000

50.000

20.000

50.000

50.000

86 SO42- Spektrofotometri 125.000 100.000
87 Tannin Titrasi Redoks 150.000 150.000
88 Tar Gravimetri 75.000 75.000
89 TDS (Total Dissolved Solid) Gravimetri 75.000 75.000
90 Tegangan Permukaan Tensiometri 75.000
91 TOM (Total Organic Meter) Titrasi Redoks 100.000 100.000
92 TS (Total Solid) Gravimetri 75.000 50.000
93 TSS (Total Suspended Solid) Gravimetri 75.000 50.000
94 Turbiditas Nephelometri 75.000 50.000
95 Viskositas Viskometri 75.000
96 Vitamin A Spektrofotometri 250.000 250.000
97 Vitamin C (Asam Askorbat) Iodometri 125.000 125.000
98 Zn (Seng) AAS 125.000 100.000

 

No Parameter Biaya Analisis per sampel

(Rp)

Sampel Padat Sampel Cair
1 FTIR Industri/Umum                  110,000                        110,000
2 FTIR S1 Non Kimia  70,000                            70,000
3 FTIR S1 Non UB 70,000                            70,000
4 FTIR S1/S2/S3 Kimia                     15,000                            15,000
5 FTIR S2/S3 Non Kimia                     85,000                           85,000
6 FTIR S2/S3 Non UB                    90,000                          90,000
7 GCMS Industri/Umum                        375,000
8 GCMS S1 Non Kimia                         190,000
9 GCMS S1 Non UB                              –                        220,000
10 GCMS S2/S3 Non Kimia                         285,000
11 GCMS S2/S3 Non UB                               – 315,000
12 PSA                      35,000 35,000
13 UV-Vis Industri/Umum                            25,000
14 UV-Vis S1 Non Kimia                               –                           15,000
15 UV-Vis S1 Non UB                                 –                            15,000
16 UV-Vis S2/S3 Non Kimia                                –                            20,000
17 UV-Vis S2/S3 Non UB                                –                           20,000

 

  1. Lain-lain

Unit Analisis dan Pengukuran juga menyediakan untuk pembelian akuades dengan harga Rp. 6.000 untuk kemasan 1.5L dan non kemasan dengan harga Rp. 3.000 per 1L.