Berdasarkan visi dan misi serta tujuan yang telah ditetapkan, dan dalam rangka mencapai world class university sebagaimana tercantum dalam Renstra Universitas Brawijaya 2010 – 2014, maka Program Studi Magister Kimia FMIPA UB membuat sasaran yang berorientasi pada pengembangan komponen yang ada di program studi yaitu mahasiswa, dosen, dan karyawan. Pencapaian sasaran tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan antara lain:

  1. Tahap I (2010-2014) Pengembangan dan Pencapaian Skala Nasional
  2. Tahap II (2015-2018) Pengembangan dan Pencapaian Skala Regional (ASEAN)
  3. Tahap III (2019-2022) Pengembangan dan Pencapaian Skala Internasional

 

Tahap I

  1. IPK mahasiswa baru ≥ 2,85
  2. lebih dari 80% mahasiswa yang lulus memiliki IPK ≥ 3,25 dalam 2 tahun terakhir
  3. lebih dari 45% mahasiswa memiliki lama studi ≤ 4 semester (atau 2 tahun) dalam 2 tahun terakhir
  4. angka efisien edukasi (AEE) = 35%
  5. lebih dari 60% mahasiswa yang lulus memiliki nilai TOEFL-like ≥ 475 dalam 2 tahun terakhir
  6. jumlah mahasiswa drop out (DO) < 5% tiap tahun
  7. jumlah penelitian dosen > 25 dalam 3 tahun terakhir
  8. jumlah publikasi dosen dalam bentuk prosiding dan jurnal > 15 dalam 3 tahun terakhir
  9. jumlah pengabdian masyarakat dosen > 10 dalam 3 tahun terakhir
  10. jumlah dosen tetap bergelar S3 > 55% dalam 3 tahun terakhir
  11. jumlah pelatihan atau workshop dalam bidang akademik yang diikuti oleh dosen tetap minimal 10% dari total dosen dalam dua tahun terakhir.
  12. kerjasama antara program studi dengan pihak luar 1-3 tiap tahun
  13. kuliah tamu dari dosen / ahli di luar UB minimal satu kali dalam satu tahun
  14. ketersediaan handout kuliah dan RPKPS dalam bahasa Indonesia 100%
  15. lebih dari 50% MK memiliki dan menggunakan pustaka (buku teks dan jurnal) yang terbit setelah tahun 2000 minimal 2.
  16. publikasi nasional tiap mahasiswa minimal satu kali selama studi

 

Tahap II

  1. IPK mahasiswa baru ≥ 3,0;
  2. lebih dari 85% mahasiswa yang lulus memiliki IPK ≥ 3,25 dalam 2 tahun terakhir
  3. lebih dari 50% mahasiswa memiliki lama studi ≤ 4 semester (atau 2 tahun) dalam 2 tahun terakhir
  4. angka efisien edukasi (AEE) = 35%
  5. lebih dari 70% mahasiswa yang lulus memiliki nilai TOEFL ≥ 500 dalam 2 tahun terakhir
  6. jumlah mahasiswa drop out (DO) < 4% tiap tahun
  7. jumlah penelitian dosen > 50 judul dalam 3 tahun terakhir
  8. jumlah publikasi dosen dalam bentuk prosiding dan jurnal > 50 dalam 3 tahun terakhir
  9. jumlah pengabdian masyarakat dosen > 15 dalam 3 tahun terakhir
  10. keseluruhan dosen tetap bergelar S3 dalam 3 tahun terakhir
  11. jumlah pelatihan atau workshop dalam bidang akademik yang diikuti oleh dosen tetap minimal 20% ? dari total dosen dalam dua tahun terakhir.
  12. kerjasama antara program studi dengan pihak luar minimal  (23 luar, 20 dalam)?
  13. kuliah tamu dari dosen / ahli di luar UB minimal dua kali dalam satu tahun ?
  14. lebih dari 50% MK memiliki dan menggunakan pustaka (buku teks dan jurnal) yang terbit setelah tahun 2010  (lihat RPS?).
  15. 100 % lulusan mempunyai publikasi nasional dan atau internasional

 

Tahap III

  1. IPK mahasiswa baru ≥ 3,00;
  2. lebih dari 90% mahasiswa yang lulus memiliki IPK ≥ 3,25 dalam 2 tahun terakhir
  3. lebih dari 60% mahasiswa memiliki lama studi ≤ 4 semester (atau 2 tahun) dalam 2 tahun terakhir
  4. angka efisien edukasi (AEE) = 35%
  5. lebih dari 80% mahasiswa yang lulus memiliki nilai TOEFL ≥ 500 dalam 2 tahun terakhir
  6. jumlah mahasiswa drop out (DO) < 4% tiap tahun
  7. jumlah penelitian dosen > 50 judul dalam 3 tahun terakhir
  8. jumlah publikasi dosen dalam bentuk prosiding dan jurnal > 50 dalam 3 tahun terakhir
  9. jumlah pengabdian masyarakat dosen > 15 dalam 3 tahun terakhir
  10. keseluruhan dosen tetap bergelar S3 dalam 3 tahun terakhir
  11. jumlah pelatihan atau workshop dalam bidang akademik yang diikuti oleh dosen tetap minimal 25% dari total dosen dalam dua tahun terakhir.
  12. kerjasama antara program studi dengan pihak luar minimal ……… tiap tahun?
  13. kuliah tamu dari dosen / ahli di luar UB minimal tiga kali dalam satu tahun
  14. lebih dari 50% MK memiliki dan menggunakan pustaka (buku teks dan jurnal) yang terbit setelah tahun 2015 minimal 4.
  15. 100 % lulusan mempunyai publikasi nasional dan atau internasional
  16. 10 % tesis berbahasa inggris

Strategi Pencapaian Sasaran:

Berdasarkan sasaran yang telah ditetapkan, maka dirumuskan beberapa strategi pencapaian sasaran yang meliputi beberapa tahapan, antara lain:

  1. Tahap I (2010-2014) Pengembangan dan Pencapaian Skala Nasional
  • Pengenalan dan promosi program studi Magister Kimia di lingkup nasional dengan cara publikasi di laman Jurusan Kimia, penyebaran brosur ke alumni dan stakeholder.
  • Peningkatan jumlah dan ketersediaan fasilitas dan instrumentasi perkuliahan  maupun praktikum melalui kerjasama dan pengelolaan dana di Jurusan, Fakultas, dan Universitas.
  • Peningkatan kualitas tenaga akademik melalui program pelatihan, penelitian, seminar, magang hingga studi lanjut (khususnya S3) baik di dalam maupun luar negeri.
  • Perintisan penambahan tenaga akademik baru sesuai standar nasional.
  • Peningkatan jumlah penelitian dan publikasi berskala nasional melalui perintisan kerjasama dengan lembaga pemerintah, lembaga penelitian dan universitas.
  • Peningkatan kemampuan TI tenaga administrasi melalui program pelatihan yang diadakan oleh pihak di dalam maupun luar universitas.
  • Peningkatan kualitas mahasiswa magister melalui kegiatan kuliah tamu, magang, dan seminar berskala nasional.
  1. Tahap II (2015-2018) Pengembangan dan Pencapaian Skala Regional (ASEAN)
  • Pengenalan dan promosi program studi Magister Kimia di lingkup regional (ASEAN) melalui kegiatan seminar dan atau pelatihan.
  • Peningkatan kerjasama dengan universitas di ASEAN dalam bidang pendidikan melalui kegiatan magang penelitian, program sandwich, pengembangan proses pembelajaran dan ide inovatif (berbasis TI), visiting lecturer, maupun kegitan akademik lainnya.
  • Perintisan peningkatan jumlah penelitian dan publikasi berskala internasional melalui kerjasama dengan lembaga pemerintah, lembaga penelitian dan universitas di ASEAN.
  • Peningkatan kualitas tenaga akademik melalui program pelatihan khususnya bahasa Inggris, penelitian, seminar, magang berskala regional hingga studi lanjut (khususnya S3) di luar negeri.
  • Peningkatan kemampuan bahasa Inggris tenaga administrasi melalui program pelatihan yang diadakan oleh pihak di dalam maupun luar universitas.
  • Peningkatan kualitas mahasiswa magister melalui kegiatan kuliah tamu, magang, dan seminar berskala regional, serta peningkatan sumber pustaka berbahasa Inggris.
  1. Tahap III (2019-2022) Pengembangan dan Pencapaian Skala Internasional
  1. Pengenalan dan promosi program studi magister Kimia di lingkup internasional melalui pertemuan internasional speerti seminar dan atau pelatihan.
  2. Peningkatan kerjasama dengan universitas berskala internasional dalam bidang pendidikan dan pengabdian melalui kegiatan magang penelitian, program sandwich, visiting lecturer, PAR, program post-doctoral maupun kegitan akademik lainnya.
  3. Peningkatan jumlah penelitian dan publikasi berskala internasional melalui kerjasama dengan lembaga atau universitas berskala internasional.
  4. Peningkatan kualitas tenaga akademik melalui program pelatihan, penelitian, seminar, magang berskala regional hingga studi lanjut (khususnya S3) di luar negeri.
  5. Peningkatan kualitas mahasiswa magister melalui kegiatan kuliah tamu, magang, dan seminar berskala internasional.