Laboratorium Lingkungan

PROFIL LABORATORIUM LINGKUNGAN

 

1. Nama Laboratorium          :  Lingkungan

2. Kepala  Laboratorium       :  Ir. Bambang Ismuyanto, MS

Administrasi                      :  Wasino

 

3. Deskripsi Laboratorium

Laboratorium Analisa Jurusan Kimia Universitas Brawijaya didirikan sejak tahun 1980an. Pendirian laboratorium ini didasarkan pada makin meningkatnya kebutuhan masyarakat yang memerlukan jasa layanan yang terkait dengan analisis bahan. Awalnya laboratorium ini hanya didukung oleh beberapa pengajar dan analis dan cakupan analisis pun terbatas pada parameter air. Seiring dengan makin berkembangnya Jurusan Kimia berdampak pula pada berkembangnya laboratorium analisa yang mulai melebarkan pangsa pasar hingga regional Jawa Timur. Tahun 1982 laboratorium analisa merupakan salah satu laboratorium yang ditunjuk oleh Gubernur Jawa Timur untuk memfokuskan diri melayani analisis yang berkaitan dengan parameter air  limbah.

Pada tahun 2003, Laboratorium Analisa berubah nama menjadi Laboratorium Lingkungan. Perubahan ini disesuaikan dengan makin meningkatnya permintaan pasar terhadap analisis kualitas air dan air limbah; meskipun demikian analisis parameter lainnya masih tetap dilayani. Keterlibatan laboratorium analisis lingkungan di  Bapedal Propinsi Jawa Timur dimulai pada tahun itu juga yang ditandai dengan keikut sertaan pada kegiatan yang diselenggarakan Bapedal yang meliputi uji ILC (Inter Laboratory Correlation) dan uji Round Robin. Kedua uji untuk menilai kinerja laboratorium tersebut menghasilkan nilai yang memuaskan bagi laboratorium analisis lingkungan Jurusan Kimia Universitas Brawijaya. Laboratorium analisis lingkungan bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya dalam rangka menyelenggarakan kursus Analisis mengenai dampak lingkungan B serta pelatihan yang terkait dengan analisis air limbah. Selain itu juga melayani dan berpengalaman memberikan kursus/pelatihan bagi peningkatan ketrampilan analisis bagi pengajar diploma, analis laboratorium, dan staf quality control perusahaan. Cakupan analisis yang dilayani meliputi : pupuk, batuan, produk makanan, minuman, pakan, logam, air dan air limbah yang terdiri atas kurang lebih 60 (enam puluh) parameter. Untuk pengembangan yang lebih professional, maka laboratorium mempersiapkan diri untuk akreditasi ISO 17025 pada masa mendatang.

 

3.1 Visi

Visi Laboratorium Lingkungan pada dasarnya merupakan acuan jangka panjang dengan mendasarkan agar tercapainya visi Jurusan Kimia Universitas Brawijaya yakni :

Menjadi lembaga terkemuka di bidang pelayanan analisis lingkungan dan dalam pengembangan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan

 

3.2 Misi

Melaksanakan Pelayanan Analisis Lingkungan

 

3.3 Motto

Melayani dengan SAINS (Senyum, Aktif, Nyaman, dan Santun)

 

3.4 Maklumat/Janji Pelayanan

Maklumat atau janji pelayanan di Laboratoium Lingkungan adalah:

1.      Kami siap melayani keperluan analisis lingkungan dengan terbuka dan sepenuh hati

2.      Siap menanggapi keluhan dengan tangan terbuka

3.      Siap menyelesaikan problema dengan segera.

 

3.5 Tujuan

Laboratorium Lingkungan Jurusan Kimia FMIPA didirikan dengan tujuan memberikan layanan jasa analisa konsultasi permasalahan terkait lingkungan.

3.6 Kegunaan Laboratorium

a.       Menerima jasa analisa sampel air, air limbanh, minuman, pangan, logam, pakan, batuan,  dan pupuk.

b.      Menerima jasa konsultasi, magang dan pelatihan-pelatihan terkait dengan analisa kualitas lingkungan.

3.7 Program yang direncanakan

Dalam rangka pengembangan layanan prima dari laboratorium lingkungan Jurusan Kimia FMIPA Universitas Brawijaya maka laboratorium lingkungan telah mempersiapkan diri untuk akreditasi ISO 17025 pada masa mendatang.

3.8 Fasilitas (peralatan unggulan)

Laboratorium Lingkungan Jurusan Kimia FMIPA Universitas Brawijaya memiliki peralatan yang cukup lengkap dan canggih terbukti sampai saat ini telah memiliki kamampuan untuk mengalisis sampel yang sangat banyak kurang lebih 60 (enam puluh) parameter meliputi sampel  : pupuk, batuan, produk makanan, minuman, pakan, logam, air dan air limbah dan didukung oleh instrumentasi seperti : spektrometer serapan atom, spektrofotometer ultra lembayung tampak, spektrofotometer infra merah, total organic content analyzer, kromatografi gas dan peralatan pendukung lainnya.